AYAHKU, PAHLAWANKU

126
Ayahku, Pahlawanku

Ayahku, Pahlawanku

Bulan November adalah saat untuk menghadirkan momen berharga, termasuk Hari Ayah dan Hari Pahlawan. Ketika kita berbicara tentang ayah, kata-kata seringkali tak mampu mengungkapkan betapa istimewanya sosok ini. Ayah adalah pribadi yang jarang bicara, mungkin tidak pandai mengungkapkan perasaan dengan kata-kata, tapi tindakan kecilnya seperti tepukan lembut di pundak atau jabatan tangan erat, adalah bahasa cintanya. Ia adalah tiang keluarga yang memiliki ribuan alasan untuk terus berjuang demi kebahagiaan keluarga tercinta.

Pada hari Sabtu, 10 November 2023, TK Balita Schooling menyelenggarakan kegiatan Hari Ayah dengan tema “Ayahku, Pahlawanku”. Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara ayah dan anak serta peran ayah dalam keluarga. Bapak Ibrahim, selaku pemateri pada kesempatan ini memberikan panduan mengenai Peran ayah dalam mendampingi anak-anak menuju kemandirian. Sebuah materi yang diharapkan mampu menguatkan peran Ayah dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak anaknya.

Kita dapat merenungkan ayat dari Al-Qur’an, Surah Al-Ahqaf (46:15), yang menekankan pentingnya berbuat baik kepada kedua orang tua, termasuk ayah, dan bersyukur kepada Allah atas peran mereka dalam hidup kita:

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”

Dengan peringatan Hari Ayah ini, semoga peran ayah dalam mendidik anak-anak semakin terlihat, sehingga negeri ini tidak lagi menjadi negeri tanpa ayah.